suatu rabu

awan hampir semua tak berwajah biru dan titik rintik hujan yang perlahan jatuh satusatu. ah! mengapa wajah tulus tanpa pernah serius itu berubah kelabu? mengapa engkau berubah menjadi seorang paling pelit bahkan untuk mengucap sepatah saja kata? hey! berucaplah meski sepelan nyanyian hujan pagi tadi. yang katakatanya hanya jatuh satusatu.

pada suatu rabu, ingin kukatakan: gaduhmu adalah hidupku!

Advertisements
Published in: on February 3, 2010 at 8:58 am  Comments (12)  
Tags: , , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://andyhardiyanti.wordpress.com/2010/02/03/suatu-rabu/trackback/

RSS feed for comments on this post.

12 CommentsLeave a comment

  1. like this. 🙂

  2. hujan tak selalu sama

  3. Trimakasih telah berkunjung di adk kecilku WARTA OLAH RAGA
    Salam sukses slalu buat anda.

  4. Apa seDeng i2 kau maksd?

  5. ternyata sedang membicarakan si hujan itu.
    Kata-katanya bisa mendinginkan hati.

  6. Hmmm..sedang merindukan kebiasaan seseorangkah..?

    • hmm..
      iya,waktu itu..
      sekarang dia sudah seperti apa yang ada.
      ternyata itu hanya permainan karakter menjelang ultah saya 😀

  7. saya pernah dengar satu pertanyaan ttg hujan yang sy ndiri ndak tau jawabannya””
    “apakah hujan turun berupa titik-titik atau seperti benang yang bersambung tanpa terputus???”
    siapa yg tau…? yang pasti dan yang paling bisa dipastikan bahwa hujan turun karena kehendak ALLAH

  8. lumayan sukalah ama cara penyampaiannya….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: