catatan kecil tentang dia

sejak masuk di bilik ini saya sudah menangkap matanya yang lelah. mungkin sudah berpuluhpuluh jam ia tak rebah. badannya terlihat rapuh seperti akan menghampiri tanah-jatuh! minggu siang ini ia lebih banyak merapat pada dinding. menepi dari tawa-tawa yang sebenarnya tak terlalu berarti, tawa-tawa yang mungkin sekadar acara pengisi,tapi mungkin ada yang juga benar-benar tulus dari yang paling hati. sesekali teriakannya tiba ditengah-tengah bilik ini. teriakan yang kadang ada juga samanya dengan teriakan ‘mereka’ yang datang setiap selasa siang. wajar saja, ia pernah hidup di tenda pengungsian yang sama dengan saya, meski lain waktunya. tenda yang para penghuninya selalu unik dijadikan puisi.

Advertisements
Published in: on December 8, 2009 at 10:36 am  Comments (17)  
Tags: , , ,