mereka datang setiap selasa siang

Haruskah setiap selasa siang usai saya menulis sesuatu tentang kalian? seharusnya tidak. Mungkin ini hanya kesalahan terbesar saya yang berpura-pura berkurang pekerjaannya. Menulis sesuatu paling tidak penting, sementara di garis lain masih banyak masalah kecil yang terasa besar perlu dituntaskan. Tapi kedatangan dan tindakan kalian yang sungguh terjadwal ini benar-benar memaksa setiap jari untuk menari. Setidaknya untuk mengabarkan bahwa tadi siang kalian datang. Tentunya pada waktu dan tempat yang sama. Temanya mungkin tak akan pernah jauh dari tema-tema di tahun awal perkuliahan sebelumnya.

Siang ini saya melarikan tahu diri. Memang lebih baik saya pergi sebelum kalian mengumandangkan puisi paling mengiris hati. Saya pergi dengan langkah paling tak peduli, meski sebenarnya saya masih peduli. Pada tangga surau disekitar sana, saya duduk sendiri. Menatap kalian dari celah-celah dedaunan. Kalian yang menunggu pendidik kelas sebelah keluar melangkahkan kaki dan memasuki kelas saya yang sejak tadi sudah tak ber’induk’ lagi.

Apa kalian benar-benar akan datang setiap selasa siang?

Advertisements
Published in: on December 1, 2009 at 3:42 pm  Comments (6)  
Tags: , ,