Sedja Haerani Putri Mustamar
Sudah lama sekali rasanya yang tidak ngeblog. Beberapa waktu yang lalu, setelah lama menghilang dari dunia blog, tiba-tiba saja saya mengabarkan bahwa saya sudah menikah. Komentar teman-teman yang sempat blogwalking ke sini semua sama ‘kagetnya’. Nah, sekarang saya mau membuat kejutan lagi.. semoga teman-teman terkejut, supaya postingan ini tidak ‘garing’.
Ini foto pertamanya Rani
Jadi begini mas… (pak stavol mode: on) Pada hari Rabu, tepatnya tanggal 27 April 2011 lebih tepatnya lagi pada pukul 08.14 WITA, saya melahirkan seorang bayi perempuan yang cantik melalui operasi caesar dengan berat 3kg dan panjang 49cm. Bayi cantik yang mirip papanya itu (gak ada yang bilang mirip sama saya..hiks) akhirnya diberi nama Sedja Haerani Putri Mustamar, bisa dipanggil Sedja atau Rani. Kalau ada yang bertanya mengenai alasan kami memberi nama itu, nanti saja ya..di postingan berikutnya.. penjelasannya lumayan panjang soalnya.

Rani, usia 2 minggu. Lucu ya
)
Oke, sekian dulu info dari saya. Kapan-kapan kalau ada kesempatan saya posting lagi…
UAS hari terakhir
Ini beberapa foto di hari terakhir UAS/Final (baca: iut ndak dihitung ya ;p). Sebenarnya masih ada satu mata kuliah lagi yang belum diujikan, namanya ‘pengukuran dan pemetaan’. Sebenarnya sore ini saya dan teman-teman arsi ’09 sudah bisa tenang, seandainya ujian mata kuliah yang satu itu tidak dimundurkan
(. Sebenarnya saya tidak mau mengeluh, karena bagaimanapun juga ujian iut/pengukuran dan pemetaan itu tetap saja diselenggarakan tanggal 4 Januari 2011. Hehehe… Ok. Curhat selesai.
Oh iya, fotonya..
(meja gambar saya, eh bukan..maksudnya ini meja yang saya pakai pas ujian STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 02)
Alhamdulillah, saya sudah menikah ;)
Maaf kawan, baru sempat mengabarkan. Maaf teman, tak ada undangan sampai di tangan kalian-mungkin ada meski hanya sebagian dan mungkin kebanyakan tak dapat datang. Maaf juga baru mempostingnya setelah berbulan-bulan.
Jadi begini kawan, mungkin ada yang tidak sempat saya kabari lewat pesan singkat. Bukan karena tak sempat, tapi karena nomor telepon genggam kita tak saling ingat, bukan..maksud saya, saya belum mencatat nomor kalian. Oh ya! Saya ulangi, jadi begini kawan.. pada hari Sabtu, tanggal 24 Juli 2010 tepatnya pukul.. 10.00 kalau tidak salah.. Alhamdulillah saya sudah resmi menjadi pendamping hidup dari seorang pria keren yang terus berusaha menjadi pria yang soleh yang bernama Moh. Mustamar Natsir (lengkapnya namanya ;p).
Banyak teman-teman di Makassar yang tidak sempat hadir karena acara pernikahan ini dilangsungkan di kampung halaman saya di kota Mataram
. Alhamdulillah ketidakhadiran kawan-kawan di Makassar sudah diwakilkan oleh seorang sahabat saya sejak SMP yang mau menghadiri acara pernikahan saya sekaligus menghabiskan masa liburannya di kota Mataram, namanya Farina Dwinanda Faisal atau biasa saya sapa dengan nama Nachan.
Ok. Jadi sekarang saya sudah nikah. Banyak yang bertanya mengenai studi saya di universitas. Alhamdulillah, kawan… saya sudah menikah dan Insya Allah akan tetap meneruskan kuliah saya
. Eh, iya…ini salah satu gambar yang sempat saya upload.
Ceritanya gini, waktu itu kan keluarga disana pada tau kalau saya ikutan lomba fotonya oreo. Kebetulan juga selama ikut lomba saya jadi doyan makan biskuit hitam itu. Di kamar pasti aja ada biskuitnya… Jadi pas pemotretan, saat tamu-tamu sudah pada pulang…seperti inilah yang terjadi.. Hahaha.
Ok. Sepertinya sudah cukup pemberitahuan dari saya
mohon dukungannya ya,teman :)
Jadi saya ini sedang ikut lomba foto, lomba foto lucu-lucuan aja. Fotonya dinilai berdasarkan jumlah dukungan/voting. Jadi saya minta tolong sama teman-teman, tolong vote foto saya. Ada 6 foto, tolong vote semua ya ..
ini dia linknya..
http://hanyaoreo.com/game/gallery/23401
http://hanyaoreo.com/game/gallery/23390
http://hanyaoreo.com/game/gallery/2776
http://hanyaoreo.com/game/gallery/26064
http://hanyaoreo.com/game/gallery/26057
http://hanyaoreo.com/game/gallery/26050
http://hanyaoreo.com/game/gallery/26755
http://hanyaoreo.com/game/gallery/26763
Biasanya teman-teman tinggal klik pilihan vote aja. Tapi kadangkala ada yang gak bisa langsung nge-vote, disuruh login dulu. Jadi coba teman-teman nurut dikit sama pihak penyelenggara…hehehe… Login aja lah, biar panitianya senang
Untuk segala dukungannya, saya ucapkan terima kasih.
tiga dimensi (lagi)
jadi hari ini,
hujan, pukul sepuluh pagi
perkuliahan estetika bentuk, kami
belajar tiga dimensi
sementara kemarin,
hujan pula, pukul satu siang hari
soalsoal ujian agama, muncul materi
perihal risalah islam yang mencakup tiga dimensi
ada rencana esok hari
semoga hujan, semoga terjadi
mari kita samasama menulis puisi
yang tiga dimensi
hujan, aku ingat Thia…
“hujan, hujan jangan marah
“
hujan,
coba turun dan jatuh saja
pelanpelan
biar dia, seorang anak perempuan
peserta uan
tak merasa ketakutan
munajat di negeri yang ngeri
otak yang Engkau titip ini belum mampu ku optimalisasi untuk menelaah satu persatu rumusrumus yang serius. sungguh! ketika ku coba untuk fokus, kepalaku justru serasa terhunus pedang tajam (baca: langsung sakit kepala). apakah aku hidup di tempat yang salah? mungkin tidak. ini pilihanku setelah menolak paksaan ayah untuk menjadi ‘ahli gigi’.
sekedar bermunajat..
kuatkan aku, ya Rabb.. kulihat banyak kubu di negeri ini. masingmasing mengajarkan hal yang berbeda. kulihat rakyatrakyat terdahulu banyak yang tak mampu keluar baikbaik dari sini. kumohon jadikan aku satu diantara sedikit orang yang mampu keluar baikbaik dari tempat ini dan biarkan kulukis senyum ayah ibuku atas kerja jemari dan otakku, tak lupa bantuan dariMu.
negeri ini ngeri ya Rabb, yang berhasil keluar baikbaik belum tentu orang yang baik, dan yang keluar secara tidak baik belum tentu orang yang tidak baik….
suatu rabu
awan hampir semua tak berwajah biru dan titik rintik hujan yang perlahan jatuh satusatu. ah! mengapa wajah tulus tanpa pernah serius itu berubah kelabu? mengapa engkau berubah menjadi seorang paling pelit bahkan untuk mengucap sepatah saja kata? hey! berucaplah meski sepelan nyanyian hujan pagi tadi. yang katakatanya hanya jatuh satusatu.
pada suatu rabu, ingin kukatakan: gaduhmu adalah hidupku!





